Selamat Datang di Blog Kursus Quran Al Falah

Jumat, 16 Maret 2012

Profil Kursus Al Falah


P R O F I L  K U R S U S   A L  Q U R A N
YAYASAN MASJID AL FALAH
JL. RAYA DARMO 137 A SURABAYA

I. SEJARAH BERDIRI DAN PERKEMBANGANNYA

Sejak berdirinya, Masjid Al Falah mengedepankan nilai-nilai agama dan tidak membeda-bedakan antara golongan antara organisasi keislaman (NU, Muhammadiyah, Persis, dll.), selain itu juga mengembangkan
dan mengakomodasi segala potensi masyarakat muslim sekitarnya umumnya Surabaya untuk bekerjasama dalam memakmurkannya, dan tak kalah penting munculnya Kursus Al Quran adalah peran dari para pemuda dan mahasiswa yang umumnya menutut ilmu di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, ITS, dan beberapa Universitas di Surabaya, yang kebanyakan berdomisili di sekitar Al Falah, antara lain di Wilayah Darmokali (sisi timur Masjid Al Falah). Para mahasiswa yang masih aktif tersebut menginginkan ada wadah yang mudah ditempuh dan dan dijangkau dari tempat tinggal mereka. Mereka sangat mafhum dengan hadist yang menjadi ikon pada saat itu sekaligus sebagai pengobar semangat serta didengung-dengungkan kepada anggota baru yang menjadi penerus Remaja Masjid dan sekaligud sebagai pendorong berdirinya Remaja Masjid di tempat lain di wilayah Surabaya.
Hadist tersebut adalah:
Artinya:
  1. "Tujuh golongan akan mendapatkan naungan dari Allah pada hari tidak ada naungan selain naungan-Nya: Imam yang Adil,
  2. Pemuda yang rajin beribadah kepada Allah, 
  3. Pemuda yang hatinya terpaut dengan Masjid,
  4. Dua pemuda cinta karena Allah dan berpisah juga karena Allah, 
  5. Laki-laki yang diajak perempuan cantik serta kaya untuk berbuat durhaka kepada Allah dia berkata "sesungguhnya aku takut kepada Allah",
  6.  Laki-laki yang dalam kesendiriannya mengingat Allah dan meneteskanair mata, 
  7. Laki-laki yang bersedekah dan merahasiakan sedekah itu sehingga ibarat tangan kiri bersedekah, tangan kanannya tidak mengetahui. (Muttafaq 'alaihi).
Hadist di atas antara lain yang mengilhami hati pemuda Remaja Masjid saat itu sehingga mereka bersemangat mengabdikan diri tanpa pamrih.

Tahun 1399 H/1978 M berdirilah Remaja Masjid Al Falah menyertai pula bangkit Remas Ta'miriyah, Al Mufidah Ketintang dan PakisWetan. Berawal dari kegiatan Remaja Masjid Al Falah (Seksi Dakwah) berinisiatif menghimpun jama'ah untuk mengaji Al Quran(Kursus), berawal dengan santri antara 75-125 orang, dan tidak dipungut biaya sedikitpun, prinsipnya asal mau belajar membaca Al Quran pembimbingnya (sie Dak'wah) sangat senang. Akan tetapi  para santri justru pada akhirnya mereka banyak yang kurang
bersemangat (mrothol) karena mereka tidak ada ikatan atau biaya dan juga kurang seriusnya pengelolaan, boleh dikatakan asal ada kegiatan dan sekedar alias "iseng" dari seksi dakwah.

Diperkirakan sejak tahu 1402 H/ 1981 M timbulllah gagasan kursus Al Quran dengan infaq dan pengelolaan serius, focus, professional sebagai ikatan kepada mereka (santri) dan hasilnya semakin lama berkembang pesat dari yang tadinya 125 santri menjadi 500 bahkan berkembang sampai 1500 santri. Opini dan asumsi yang umum berkembang di masyarakat Surabaya, "jika kursus bayar, maka pengelolaannya tentu serius bahkan proffesional", inilah yang mengilhami banyaknya peminat untuk belajar membaca Al Quran.

Materi-materi pada awalnya meliputi :
Kelas/Grup I     : Baca Dasar (Al Barqi)
Kelas/Grup II    : Tajwid Intensif
Kelas/Grup III   : Praktek Tajwid dan Tadarus
Kelas/Grup IV   : Qiro'ah / Tilawah
Kelas/Grup V    : Tafsir Al Quran

II. STRUKTUR ORGANISASI

Sebagaimana dijabarkan di awal, karena Kursus Al Quran adalah anak kandung sie dakwah dari Remaja Masjid Al Falah pada saat itu, maka otomatis secara struktural Sie Dakwah yang menangani Kursus Al Quran bertanggung jawab kepada Ketua Remas pada saat itu.

Karena perkembangan yang luar biasa maka Kursus Al Quran tidak lagi di bawah naungan sie Dakwah akan tetapi ia berdiri sendiri
(semi otonom) di bawah tanggung jawab seorang koordinator yang selanjutnya bertanggung jawab langsung kepada Ketua Remas.


Ketika Majelis Pemuda Al Falah berdiri kira-kira pada tahun 1407 H / 1986 M maka struktural Kursus Al Quran di bawah tanggung jawab Majelis Pemuda Al Falah sampai kira-kira tahun 1411 H / 1990 M.

Dari tahun 1411 H / 1990 M - 1429 H / 2008 M. Kursus berdiri sendiri (semi otonom) di bawah naungan langsung bidang Pendidikan Yayasan Masjid Al Falah Surabaya.


III. PARA PEMBINA

Di awal berdirinya Para Asatidz adalah Remaja senior dan para Pembina yang ahli yang kebanyakan mereka masih aktif menjadi mahasiswa di berbagai Universitas, mereka antara lain :
  • Ust. Drs. Hasan Syadzili (almarhum)
  • Ust. Drs. Ahmad Zuhdi DH
  • Ust. Abdur Rahmad KA
  • Ust. Abdus Syakur (sedati)
  • Ust. A. Munir, AS
  • Ust. Drs. Ibnu Mundzir
Pada perkembangannya, dan semakin banyaknya peserta kursus maka mereka-mereka yang bergabung menjadi Pembina di Kursus antara lain :
  • Ust. Drs. Abd. Rasyid
  • Ust. Drs. Ali Wafa (almarhum)
  • Ust. Drs. Ali Muaffa
  • Ust. Drs. Jamaluddin
  • Ust. Zainuri Muchsan, BA
  • Ust. Mulyani Taufik
  • Ust. Drs. Ladzi Safoni
  • Ust. Mim Syaiful Hadi, dll.
Sampailah kira-kira secara berurutan pada tahun 1990 - 1993 secara bergelombang kursus menerima Pembina sehingga tercatat kurang lebih 45 Ustadz sampai saat ini.


IV. JENIS-JENIS KURSUS DAN PERKEMBANGANNYA

Dari yang semula kursus antara lain :

  • Dasar membaca Al Quran (al Barqy)
  • Taddarus dan Tajwid
  • Qiro'ah / tilawah
  • Tafsir

Berkembang manjadi banyak materi pilihan disamping empat di atas menjadi antara lain:
  1. Baca Tulis Al Quran (santri disamping mampu membaca Al Quran dan menghatamkannya mereka juga mampu menullis huruf hijaiyah tunggal dan sambung
  2. Tartil Al Quran (santri mampu membaca Al Quran dengan tiga tingkatan lagu secara tartil, sesuai dengan kaidah-kaidah tajwid
  3. Seni Baca Al Quran (santri mampu manguasai irama/lagu qiroah dan praktek)
  4. Tafsir Al Quran (santri mampu mamahami kandungan Al Quran
  5. Tarjamah Al Quran (sasntri mampu menerjemahkan perkata ayat Al Quran dan paham dasar-dasar bahasa Arab)
  6. Sholat dan Hukum Islam (FIQIH) (santri memahami aturan dan teknis ibadah keseharian)
  7. Al Hadist (santru paham ilmu hadist dan kandungannya)
  8. Bahasa Arab (santru mampu berbicara bahasa Arab dengan baik)
  9. Dakwah (santri mampu dan berani berpidato)


V. PARA PESERTA KURSUS DAN PERKEMBANGANNYA

Sejak awal dibukanya Kursus Al Quran hanya menerima peserta dewasa seusia SMA sampai dengan usia lanjut, namun mayoritas mereka adalah ibu-ibu dan bapak-bapak yang waktunya banyak terbuang di rumah.
Alasan secara umum mereka mengikuti kursus Al Quran di Al FAlah antara lain: Menyadari bahwa membaca AL Quran adalah suatu Kebutuhan, diantara mereka belajar ngaji di Al Falah jauh dari tetangga (mereka malu jika ngaji di tempat tingal mereka), diantara mereka ada yang hanya sekedar mencari hiburan dan teman, diantara mereka ada yang karena tidak ada kegiaan di rumah bahkan ada yang sambil menyelam minum air (siapa tahu dapat jodoh di Al Falah).
Yang menjadi mereka terkejut adalah yang semula mencibir bahwa AL FAlah itu cenderung ke Muhammadiyah, akan tetapi setelah mereka mengaji di Al Falah opini yang mereka terima selama ini salah 100%,justru mereka banyak mengetahui banyak hal-hal yang selama ini belum diketahui mereka dapatkan di Al Falah, sehingga ada yang memiliki prinsip "sampai mati saya ngaji di Al Falah".
Pada tahun 1428 H/2007 M, Kursus Al Falah diamanahi untuk menglola TPQ (anak-anak), walhasil mulai saat itu sampai kini kursus juga menerima dan membina anak-anak usia 4 tahun - usia SMP untuk juga dibina Bacaan Al Qurannya, Aqidah dan Akhlaqnya, serta mampu mandiri dalam ibadahnya.


VI. JUMLAH SANTRI DARI TAHUN KE TAHUN

Dalam perkembangannya Kursus Al Quran diikuti oleh peserta kursus yang tiap periode berubah-ubah, dari periode ke periode tidak pernah sama, berikut dalam hitungan periode :
Dewasa : terhitung mulai periode 61 - 91 (Desember 2001 - April 2012)
 
NO PERIODE JUMLAH SANTRI  KETERANGAN
1 61 2275 Laki-laki 656, Perempuan 1619
2 62 2530 Laki-laki 732, Perempuan 1798
3 63 2670 Laki-laki 758, Perempuan 1912
4 64 2550 Laki-laki 706, Perempuan 1844
5 65 2700 Laki-laki 747, Perempuan 1953
6 66 2771 Laki-laki 770, Perempuan 2001
7 67 2702 Laki-laki 746, Perempuan 1956
8 68 2782 Laki-laki 749, Perempuan 2033
9 69 2850 Laki-laki 767, Perempuan 2083
10 70 2723 Laki-laki 719, Perempuan 2004
11 71 2970 Laki-laki 768, Perempuan 2202
12 72 3013 Laki-laki 791, Perempuan 2222
13 73 2850 Laki-laki 741, Perempuan 2109
14 74 2945 Laki-laki 784, Perempuan 2109
15 75 2789 Laki-laki 758, Perempuan 2031
16 76 2706 Laki-laki 735, Perempuan 1971
17 77 2761 Laki-laki 783, Perempuan 1978
18 78 2520 Laki-laki 747, Perempuan 1773
19 79 2594 Laki-laki 755 , Perempuan 1839
20 80 2788 Laki-laki 790, Perempuan 1989
21 81 2670 Laki-laki 732, Perempuan 1918
22 82 2673 Laki-laki 754, Perempuan 1919
23 83 2753 Laki-laki 734, Perempuan 2019
24 84 2726 Laki-laki 791, Perempuan 1935
25 85 2844 Laki-laki 727, Perempuan 2117
26 86 2950 Laki-laki 760, Perempuan 2190
27 87 2865 Laki-laki 686, Perempuan 2179
28 88 3017 Laki-laki 722, Perempuan 2295
29 89 3089 Laki-laki 765, Perempuan 2324
30 90 3013 Laki-laki 761, Perempuan 2252
31 91 3040 Laki-laki 784, Perempuan 2252

 

Adapun perkembangan TPQ sangat menggembirakan, dari yang tadinya 15-20 santri sekarang terdaftar ada kurang lebih 100 santri, dibimbing oleh 8 ustadz-ustadzah.

VII. PENUTUP

Sesungguhnya Allah pergilirkan pada umat masa kejayaan dan masa keterpurukan agar setiap insan dapat mengambil pelajaran daritiap kejadian. Tidak ada satupun yang ada di tangan ini abadi, semua bermuara dan kembali Kepada-Nya. Hanya Dialah Yang Maha Sempurna dari kekurangan dan dari-Nyalah Segala Ilham dan inspirasi muncul pada diri insan.

secara objektif lebih baik dari cerita singkat yang cenderung bermuatan subyektif.
Saran sangat dinantikan untuk kelengkapan info sejarh kurusus untuk bahan pertimbangan kebijakan penerus di masa-masa yang akandatang.


 

1 komentar:

  1. assalamualaikum...
    admin saya mau tanya, di alfalah pembinaan qiroah dlaksanakan pada hari apa saja dan jam berapa? serta berapa biaya perbulannya? terima kasih.

    BalasHapus